• Whatsapp Wahyu Winoto
  • Pinterest Wahyu Winoto
  • Twitter Wahyu Winoto
  • Instagram Wahyu Winoto
  • Facebook Wahyu Winoto


header wahyu winoto blog

Ibu Kota Baru; Seperti Sejarah yang Berulang


Seperti telah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Bpk. Joko Widodo, bahwa mulai tahun ini akan dimulai pembangunan Ibu Kota Negara kita yang baru. Menurut informasi, lokasi ibu kota yang baru ini masuk wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagian lagi masuk Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dari beberapa penelusuran yang saya lakukan, saya menemukan beberapa keuntungan terkait dengan pemilihan lokasi Ibu Kota baru disana;

- Terletak diantara 2 kota besar yaitu Balikpapan dan Samarinda, sehingga mudah diakses.
- Daerahnya aman dari bencana alam (seperti gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, maupun tanah longsor)
- Lokasinya berada di lahan milik pemerintah, sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk pembebasan lahan
- Tidak perlu membangun bandara baru (Cukup menggunakan bandara Balikpapan yang sekarang)
- Sudah ada jalan besar, juga jalan tol (jalan tol dari bandara Balikpapan hingga Samarinda)
- Lokasinya berada diujung teluk, yaitu teluk Balikpapan. Meskipun lokasinya nanti tidak begitu dekat pantai, namun keberadaan teluk itu nantinya bisa memudahkan untuk transportasi air dari dan menuju ibu kota baru.

Selain dari alasan-alasan logis tersebut diatas, jika kita cermati maka pemilihan lokasi ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara ternyata juga memiliki nilai historis yang luar biasa.

Lokasi Kerajaan Kutai jaman dahulu kala
Lokasi kerajaan Kutai jaman dahulu kala
Kurang lebih 17 abad yang lalu di wilayah yang sekarang akan dibangun menjadi ibu kota negara kita yang baru, ternyata juga pernah menjadi lokasi ibu kota negara, yaitu negara pertama di Nusantara. 

Adalah kerajaan Kutai Martadipura, negara berbentuk Kerajaan yang bercorak Hindu yang berdiri sejak tahun 350-an.

Kemudian seiring perubahan jaman sejak abad ke-14 wilayah itu berubah menjadi negara yang bercorak Islam dengan nama Kesultanan Kutai Kartanegara. 

Saya tidak bisa mengatakan pemilihan lokasi itu adalah sebuah kebetulan belaka. Saya yakin ada unsur campur tangan Tuhan, sebagai petanda bagi kita yang mau berfikir. 

Semoga kejayaan masa lampau kembali akan berulang, menjadikan negara ini negeri besar, makmur jibar-jibur, tata tentrem karta raharja. 


Ket. Gambar: 
Lokasi Kerajaan Kutai, dari Wikipedia.


Share artikel: kepada saudara maupun kawan anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

wahyu-winoto.com wahyu-winoto.com



© 2010 - 2019 || Blog hosted by Blogger || Hak cipta dilindungi UU.
TOP