• G+ Wahyu Winoto
  • Pinterest Wahyu Winoto
  • Instagram Wahyu Winoto
  • Twitter Wahyu Winoto
  • Facebook Wahyu Winoto
  • Whatsapp Wahyu Winoto


header wahyu winoto blog

Cara agar uang kembali saat kena penipuan atau salah transfer


Terkait dengan tulisan saya terdahulu tentang "Melacak penipu online", kali ini saya bagikan cara atau solusi jika anda sudah terlanjur tertipu dan sudah terlanjur mentransfer uang kepada penipu. Bagaimana solusinya untuk mengembalikan uang salah transfer atau kena penipuan

Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Datanglah ke bank sesuai bank anda
2. Serahkan bukti transfer ke cs bank (struk bukti transfer/sms banking) 
Jika memang benar2 terbuang gunakan history pengiriman/cetak buku tabungan.

3. Ceritakan kronologi secara runtut dan jelas
4. Pihak bank akan menghubungi si penipu dengan melacak nomer rekening yang menerima uang anda
5. Nomer rekening si penipu akan di bekukan
6. Kemudian anda akan dihubungkan dan berbincang dengan si penipu perihal penyelesaian masalah
7. Kalau penipu tidak mau mengembalikan uang yang telah anda transfer maka pihak bank akan bekerja sama dengan polisi.

8. Penipu masuk daftar DPO dan segera dilakukan penangkapan
9. Penipu harus menyerahkan sejumlah nominal uang yang anda transfer
10. Penipu tertangkap dan uang anda akan dikembalikan.

Semua bank besar di Indonesia bisa melakukan langkah-langkah pengembalian uang salah transfer atau korban penipuan yang demikian itu. 

Berdasarkan cerita salahseorang kawan, dia berhasil komplain ke BCA dan uangnya dikembalikan setelah terkena penipuan saat berbelanja online. BCA menyelesaikannya dalam 2 hari kerja.

struk dari ATM
Jangan buang struk dari ATM setiap kali kita bertransaksi
SETIAP KALI ANDA BERTRANSAKSI ONLINE, BUKTI TRANSFER JANGAN SAMPAI HILANG. BUKTI ITU UNTUK BERJAGA-JAGA JIKA TERJADI SESUATU YANG TIDAK KITA INGINKAN.


Share artikel: kepada saudara maupun kawan anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

wahyu-winoto.com




© 2010 - 2018 || Blog hosted by Blogger || Hak cipta dilindungi UU.
TOP