• G+ Wahyu Winoto
  • Pinterest Wahyu Winoto
  • Tumblr Wahyu Winoto
  • Twitter Wahyu Winoto
  • Facebook Wahyu Winoto
  • Instagram Wahyu Winoto
  • Whatsapp Wahyu Winoto



Cara Menjadi Millioner


Konon katanya lebih dari 80% miliuner di Amerika adalah dari generasi pertama. Inilah 4 poin penting yang didapatkan dari survey terbesar yang dilakukan pada kelompok miliuner mengenai bagaimana kebiasaan dan pola hidup kebanyakan miliuner:

Kebanyakan mereka adalah pelaku bisnis yang tinggal di kota yang sama sepanjang hidupnya sebagai orang dewasa ( biasanya punya pabrik kecil, rangkaian toko, atau perusahaan jasa). Menikah sekali, tinggal di lingkungan tetangga yang kekayaannya jauh lebih sedikit. Mengumpulkan kekayaannya atas usaha sendiri.

BAGAIMANA MILYUNER MENGUMPULKAN KEKAYAANNYA, ATAU DENGAN KATA LAIN CARA MENJADI KAYA RAYA

Mereka hidup di bawah kemampuan
Mereka adalah investor
Mereka percaya bahwa keamanan keuangan lebih penting daripada status sosial
Orangtua mereka tidak memberikan tunjangan ekonomi
Anak-anak mereka yang sudah dewasa memiliki IQ kemandirian yang hebat
Mereka memiliki mindset KELIMPAHAN
Mereka bekerja dan bersenang-senang 

1: MEREKA HIDUP DI BAWAH KEMAMPUAN

Di buku The Millionaire Next Door ditemukan rahasia yang mencengangkan, yaitu mereka yang disebut orang sebagai para miliuner, tinggal di perumahan elit, memiliki pendapatan tinggi, jabatan tinggi, ternyata hanya memiliki kekayaan yang rendah. Bahkan penelitan pada orang kaya yang berada pada urutan 20% paling kaya dari kelompok miliuner ternyata hanya memiliki kekayaan bersih senilai kurang dari $150.000. Data ini sangat mengejutkan, tidak sesuai dengan anggapan orang Kebanyakan selama ini.

Akhirnya mereka yang benar-benar miliuner sejati dikumpulkan dalam sebuah jamuan makan besar. Seorang wakil direksi perusahaan jasa keuangan yang besar memberi komentar yang menarik :

“ Orang-orang ini pasti bukan miliuner! Mereka tidak tampak seperti miliuner, mereka tidak berpakaian seperti miliuner, cara makannyapun tidak seperti miliuner, bahkan mereka tidak bertindak seperti layaknya miliuner – bahkan mereka tidak terkenal sebagai miliuner. “

Nah, di mana orang-orang yang mirip miliuner? Mereka tidak datang ke pesta ini, karena mereka tidak lolos kualifikasi miliuner.

Para miliuner sejati hanya memakai jam tangan kurang dari $500. Hanya beberapa dari mereka yang memakai mobil mewah impor dan menggunakan jas lebih dari $1000. Penampilan ternyata menyesatkan. Orang kaya tidak peduli dengan gengsi dan anggapan orang sekitarnya. Orang kaya lebih tertarik terus meningkatkan kemakmuran finansial mereka.

2: MEREKA ADALAH INVESTOR

Para miliuner ini banyak yang tidak memiliki penghasilan yang terlalu besar. Mereka secara teratur membeli investasi. Orang kebanyakan membeli barang-barang mewah, seperti mobil, pakaian mewah, rumah mewah, dsb. Barang-barang yang dibeli ini semakin lama harganya semakin murah. Para miliuner membelanjakan uangnya untuk membeli investasi seperti saham, obligasi, property yang menghasilkan, dsb. Setiap membelanjakan uangnya para miliuner menjadi semakin kaya, dan akhirnya menjadi miliuner.

Para miliuner menjadi miliuner karena merencanakan waktu, energi dan uangnya. Mereka menjadi miliuner dengan sengaja, bukannya lahir sebagai miliuner. Mereka membangun kebiasaan untuk memiliki aset yang terus semakin besar.

Saya sendiri sedang berusaha menjadi investor di pasar valas/forex, anda bisa pelajari di www.sewarobotforex.com

Orang-orang terkaya di dunia
Orang-orang terkaya di dunia
3: KEAMANAN KEUANGAN LEBIH PENTING DARIPADA GENGSI

Para miliuner tinggal di lingkungan yang tingkat ekonominya jauh lebih rendah. Para miliuner tidak memiliki keinginan untuk bersaing dengan yang lain. Mereka lebih tertarik untuk mempersiapkan masa depan finansial mereka. Para miliuner memiliki rencana dan tujuan keuangan yang begitu jelas dan terukur. Mereka secara disiplin mengikuti rencana kesuksesan keuangan mereka. Para miliuner berpikir menjadi miliuner setiap hari, mereka memutuskan menjadi miliuner setiap hari, dan mereka menjadi miliuner. 

4 : ORANGTUA MEREKA TIDAK MEMBERI TUNJANGAN EKONOMI

Penelitian menunjukkan bahwa 80% miliuner adalah generasi pertama. Sebagian besar mereka lahir di keluarga yang mengalami kesulitan finansial. Para miliuner memiliki pola pikir yang benar yang sebagian besar mereka mempelajari dari mengamati kesalahan pengelolaan keuangan dan sikap orang tua mereka sebelumnya. Kesimpulannya adalah para miliuner menjadi miliuner karena mereka memutuskan untuk menjadi miliuner. Miliuner adalah kebiasaan, bukan sekedar pertunjukan harta benda agar mendapat kekaguman dari masyarakat.

Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa setiap seratus orang yang memulai dari nol bahkan minus ternyata menjadi miliuner. Sementara ini hanya satu orang dari keluarga miliuner yang tetap menjadi miliuner.

Kebanyakan orang yang mendapatkan warisan kekayaan besar dari orang tuanya ketika berumur di atas 17 tahun, akan menghabiskannya hanya dalam waktu 3 tahun. Biasanya malah mereka akan terjerumus dalam hutang atau problem kekuangan yang rumit, bakan mendapat masalah dalam keluarga.

5 : ANAK-ANAK MEREKA MANDIRI

Para miliuner sejati mengajarkan anak-anak mereka untuk memiliki kehidupan yang sederhana dan menghargai keuangan. Mereka mengajarkan pola pikir memberi, menjadi dermawan, dan bertanggungjawab memenuhi kebutuhan keluarga. Untuk itu mereka melatih sikap untuk mandiri dan cerdas mengelola keuangan. Para miliuner sejati mengajarkan anak mereka untuk tidak bergantung kepada orang tuanya. Anak-anak mereka harus memulai sendiri kerajaan finansial mereka. Dengan demikian mereka secara otomatis menjadi miliuner. Orangtua mereka mewariskan pengetahuan dan keahlian keuangan sukses, daripada mewariskan uang. Uang bisa habis, tapi pengetahuan dan keahlian akan terus meningkat, apalagi mereka telah mempelajarinya di usia yang masih sangat muda.

6: MEREKA PANDAI MELIHAT PELUANG

Pola pikir yang benar membuat para miliuner sangat mudah melihat peluang di manapun mereka berada. Peluang sebenarnya berlimpah ruah dan berada dimana-mana, namun yang terpenting adalah kemampuan melihat peluang. Dengan memiliki pola pikir berkelimpahan, para miliuner bisa melihat peluang di mana saja, kapan saja. Orang rata-rata tidak bisa melihat peluang tersebut. Bahkan ketika ekonomi memburuk, pasar saham ambruk, nilai properti jatuh, para miliuner bisa melihat peluang dan menjadi semakin kaya. 

7 : BEKERJA ADALAH BERMAIN

Pada buku best seller “Sinergi 3 Otak”, dibahas rahasia menjadi genius di bidang apapun, bisa di pelajaran di sekolah ataupun genius di bidang finansial. Bill Gates pernah diwawancarai, perhatikan wawancara menarik ini :

Wartawan : “Mengapa anda masih sering bekerja 18 jam sehari, bukankah anda sudah menjadi orang terkaya di dunia?”

Bill Gates : “Hah, apa maksud Anda? Saya tidak pernah bekerja.”

Bill Gates memiliki kekayaan yang tidak akan habis mungkin sampai 700 keturunannya. Bayangkan ketika tahun 1989 saja pendapatan Bill Gates adalah delapan kali lipat pendapatan negara Brunei. Yang menarik dari wawancara tersebut adalah Bill Gates telah membuka rahasia suksesanya, yaitu “Ia tidak pernah bekerja”. Bill Gates begitu menyenangi apa yang dia lakukan, ia bersenang-senang. Tidak ada orang yang Kebanyakan main. Sangat biasa orang main sampai lupa waktu, bahkan anak-anak menyukai main. Para miliuner di dunia melakukan pekerjaan mereka seperti bermain, mereka menyukai apa yang mereka lakukan dan sangat wajar mereka sukses.

Baca juga Persiapan Sebelum Memulai Usaha Agar Sukses
Silahkan share artikel

kepada saudara maupun sahabat yang membutuhkan.
Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


wahyu-winoto.com www.wahyu-winoto.com gambar hiasan wahyu-winoto.com




Wahyu W - Bloger Indonesia


© 2010 - 2017 || Blog hosted by Blogger || Hak cipta dilindungi UU.
TOP