• blog wahyu winoto
  • G+ wahyu winoto
  • Instagram wahyu winoto
  • pinterest wahyu winoto
  • fb wahyu winoto
  • twitter wahyu winoto

Apa saja yang dilarang TOS Google Adsense bagi Publisher Iklan




Apa saja yang dilarang TOS Google Adsense bagi Publisher Iklan


Google adsense yang bisa diakses melalui http://adsense.google.com kini menjadi perbincangan hangat di kalangan blogger Indonesia. Monestasi blog melalui Google Adsense akhir-akhir ini menjadi primadona bagi blogger dan publisher Indonesia, hal itu tidaklah mengherankan karena sejak awal Februari 2012 ini Google Adsense sudah mendukung Bahasa Indonesia sebagai platform blog untuk menampilkan iklan-iklannya.

Terkait dengan makin banyaknya blogger Indonesia yang memasang ads atau iklan dari Google Adsense di blognya masing-masing belakangan muncul isu bahwa katanya banyak publisher iklan Google tersebut yang akun mereka di blokir oleh pihak Google. Entah karena alasan kesengajaan atau apa, yang jelas saya merasa perlu mengajak para blogger Indonesia untuk mengamankan akun Google Adsense masing-masing jika kita ingin tetap dapat mendulang dollar dari Google Adsense.

Cara bermain aman yang saya maksudkan disini sudah barang tentu dengan mamatuhi tata aturan atau TOS dari Google adsense, diantaranya yaitu:

Anda tidak boleh, dan tidak boleh memberikan wewenang atau mendorong pihak ketiga untuk:

1. Secara langsung atau tidak langsung menghasilkan pertanyaan, Aktivitas Arahan, atau tayangan maupun klik pada Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, atau Tombol Arahan (termasuk tanpa batasan, klik putar untuk Iklan video) melalui cara otomatis, penipuan, pemalsuan, atau cara tidak sah lainnya, termasuk namun tidak terbatas pada klik manual berulang, penggunaan robot atau alat pertanyaan otomatis lainnya, dan/atau permintaan penelusuran dari komputer, dan/atau penggunaan perangkat lunak dan/atau layanan pengoptimalan mesin penelusuran yang tidak sah;

2. Mengedit, memodifikasi, memfilter, menyingkat, atau mengubah urutan informasi yang terdapat pada Iklan, Tautan, Unit Iklan, Hasil Penelusuran, maupun Tombol Arahan, atau menghapus, menyamarkan, maupun memperkecil Iklan, Tautan, Unit Iklan, Hasil Penelusuran, atau Tombol Arahan dengan cara apapun tanpa izin dari Google;

3. Meniru, memperkecil, menghapus, atau menghalangi tampilan Halaman web secara utuh dan lengkap yang diakses oleh pengguna akhir setelah mengklik bagian Iklan (”Halaman Pengiklan”), Halaman Hasil Penelusuran, atau Halaman Arahan apapun;

4. Mengarahkan ulang pengguna akhir dari Halaman Pengiklan, Halaman Hasil Penelusuran, atau Halaman Arahan; menyediakan versi Halaman Pengiklan, Halaman Hasil Penelusuran, atau Halaman Arahan yang berbeda dari halaman yang akan diakses pengguna akhir dengan secara langsung membuka Halaman Pengiklan, Halaman Hasil Penelusuran, atau Halaman Arahan; menambahkan konten apapun di antara Iklan dan Halaman Pengiklan, di antara halaman berisi Kotak Penelusuran dan Halaman Hasil Penelusuran, atau antara Tombol Arahan dan Halaman Arahan; atau memberikan apapun selain tautan langsung dari Iklan ke Halaman Pengiklan, dari halaman berisi Kotak Penelusuran ke Halaman Hasil Penelusuran, atau dari Tombol Arahan ke Halaman Arahan;

5. Menampilkan Iklan, Tautan, atau Tombol Arahan pada halaman web atau situs web apapun yang berisi konten pornografi, mengandung kebencian, kekerasan, atau ilegal;

6. Secara langsung atau tidak langsung mengakses, menjalankan, dan/atau mengaktifkan Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, atau Tombol Arahan melalui, dari, maupun dalam Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, atau Tombol Arahan dalam aplikasi perangkat lunak, situs web, maupun yang lainnya selain Properti Anda, kecuali hanya sebatas yang diizinkan secara tersurat dalam Perjanjian ini;

7. “merayap”, “melakukan spider”, mengindeks, atau mengumpulkan maupun menyimpan secara permanen informasi dalam tembolok yang diperoleh dari Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, atau Aktivitas Arahan, maupun bagian, salinan, karya turunannya;

8. Melakukan tindakan yang melanggar Kebijakan Program yang ditampilkan di Situs Web Google , sebagaimana direvisi dari waktu ke waktu, atau perjanjian lain antara Anda dan Google (termasuk namun tidak terbatas pada persyaratan program Google AdWords);

9. Menyebarluaskan program jahat;

10. Membuat akun baru untuk menggunakan Program setelah Google menghentikan Perjanjian ini dengan Anda sebagai akibat pelanggaran Perjanjian; atau

11. Terlibat dalam tindakan maupun praktik yang berdampak buruk bagi Google atau mempermalukan maupun merendahkan reputasi atau niat baik Google. Anda memahami bahwa upaya keterlibatan atau pelanggaran apapun terhadap hal yang telah disebutkan di atas merupakan pelanggaran material terhadap Perjanjian ini dan kami dapat melakukan semua upaya hukum yang tersedia, termasuk penangguhan akun dengan segera atau penghentian Perjanjian, dan melakukan semua upaya hukum perdata dan pidana yang memungkinkan.

Demikian TOS atau panduan aman untuk bermain Google Adsense, saya mengajak rekan-rekan seluruh blogger Indonesia marilah kita patuhi aturan tersebut untuk masa depan Publisher iklan Indonesia agar memiliki Track Record baik dan dapat dipercaya di dunia internet.

Masa depan kita berada ditangan kita sendiri !


***







Ada 2 komentar untuk artikel Apa saja yang dilarang TOS Google Adsense bagi Publisher Iklan

...:::DieBrie::... on Senin, 12 Maret 2012 16.23.00 WIB mengatakan...

maksih infonya gan, sangat bermanfaat bagi pemula seperti saya

budi on Selasa, 11 Desember 2012 15.10.00 WIB mengatakan...

Bingung saya gan, blog saya kena baned adsense nya dikarenankan ada kata sex dalam ”6 makanan meningkatkan gairah SEX” setelah dihapus tetep aja belum bisa, makasi


Posting Komentar


 

garis hijau panjang