• G+ Wahyu Winoto
  • Pinterest Wahyu Winoto
  • Tumblr Wahyu Winoto
  • Twitter Wahyu Winoto
  • Facebook Wahyu Winoto
  • Instagram Wahyu Winoto
  • Whatsapp Wahyu Winoto



Aplikasi Pengukur Kualitas Artikel Untuk Menghadapi Algoritma Google Panda


Setelah beberapa minggu yang lalu saya membuat artikel "Cara Membuat Blog yang Bagus dan Berkualitas Agar Memenangkan Kontes", muncul banyak tanggapan dari beberapa teman saya. Salah satunya ada yang bertanya "Apakah dengan menerapkan itu semua nanti blog kita akan unggul di SERP Google?". Sayapun tidak bisa memberikan jaminan sebenarnya, apalagi di era Google Panda sekarang ini dimana banyak situs dan blog yang anjlok peringkatnya (Termasuk blog saya ini yang jadi kurang ampuh dalam persaingan SERP kontes Pulauweb Web Hosting Murah Indonesia dan Peluang bisnis online tanpa ribet), hehehe....

Nah, jika kita coba cermati cara kerja algoritma terbaru google, maka seperti dikatakan rekan saya di kunciblogging.com, paling tidak kita harus cermati beberapa point berikut ini :

Mulai dari rilis perdana sampai yang sekarang Google Panda versi 2.2. Saat ini para blogger atau webmaster di seluruh dunia baik level master, medium, pemula semuanya SHOCK dengan update Google Panda 2.2. Kenapa harus shock (kaget)..? 

Google Panda 2.2 alias versi terakhir yang tak tau kapan tanggal rilisnya membuat terobosan baru algoritma google index untuk mesin pencarian google. Algoritma anyar google ini tidak memberikan ampun kepada situs/blog agc (auto generate content) dan autoblog. Artinya, semua isi di dalam blog tersebut haruslah original, berkualitas, dan bermanfaat bagi pengunjung. 


Nah, algoritma teranyar google ini memiliki cara kerja yang unik dan sederhana. Kenapa begitu ? Di bawah ini alasannya :
  1. Google memberikan pengguna internet di seluruh dunia untuk menilai dan melaporkan  situs/blog berkualitas rendah melalui Chrome Extension yg diberi nama Personal Blocklist. Data2 yang tersimpan tersebut digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk mengeksekusi Google Panda pada situs tersebut. (Kalau menurut saya, cara ini sih kurang efektif karena browser terbanyak yang digunakan di dunia adalah Mozilla Firefox).
  2. Keyword density atau pengulangan kata kunci dalam suatu artikel adalah jurus seo maut untuk meningkatkan peringkat situs atau artikel itu sendiri. Eittsss… tapi itu dulu sebelum google panda lahir. Algoritma google panda menghitung persentase pengulangan kata kunci. Blog/situs dengan keyword density tinggi namun tidak memberikan manfaat, bersiaplah untuk di-debug oleh om Google.
  3. Jurus2 SEO yang dahulu menjadi andalan para blogger atau webmaster, kini tidak lagi menjadi pertimbangan buat si mbah. Backlink dari situs2 ber-PR tinggi tidak lagi menjadi primadona buat google. Aktivitas mencari backlink secara wajar mungkin masih berpengaruh meskipun sedikit sekali. Bahkan saya pernah membaca di forum local Indonesia tentang riset membuat blog hanya mengandalkan originalitas artikel tanpa mencari backlink. Kata mereka dalam hitungan menit artikel mereka sudah terindex, dan jumlah visitor pun menanjak, padahal jumlah artikel baru 15 saja. Benar atau tidak, saya blm coba. Saya akan melakukan test yang sama untuk membuktikan keakuratannya.
  4. Pageview, repeat visitor adalah salah satu factor terpenting kualitas sebuah situs/blog kalau dilihat dari cara “penghakiman” google panda ini. Artinya semakin lama pengunjung menghabiskan waktu di dalam sebuah situs/blog, berarti blog tersebut berkualitas. Repeat visitor adalah pengunjung yang berkunjung kembali ke sebuah blog yg pernah dikungunginya. Tidak tau pasti bagaimana cara melihatnya. Mungkin dari IP address, rentang waktu kunjungan, atau … ntahlah?

Demikian yang dituliskan salah seorang rekan blogger tersebut. Lalu, kembali pada point utama dari uraian tersebut yaitu : melihat kualitas sebuah situs/blog yang sekarang ini bisa dibilang sangat erat dengan kualitas konten atau artikel, maka yang bisa kita lakukan adalah memastikan agar setiap artikel yang kita post adalah artikel yang bagus dan berkualitas.

Menurut pengamatan saya, artikel berkualitas itu biasanya memiliki ciri konten harus mudah dibaca, pengulangan kata kunci (termasuk link) tidak terlalu banyak, serta memiliki manfaat buat pembacanya.

Untuk memastikan artikel-artikel kita agar memenuhi kriteria tersebut ternyata bukanlah hal yang mudah, saya sudah mencoba bersusah payah juga hasilnya tetap saja kurang disukai Google Panda ini, alhasil update pengindex-an blog ini menjadi tidak secepat dulu.

Nah, untuk mencoba mengatasi permasalahan kualitas konten tersebut, baru-baru ini saya coba menggunakan software aplikasi yang bisa digunakan untuk mengukur kualitas artikel.

Mau tau apa-kah itu?
download flesh
Flesh
FLESH, itulah aplikasi yang bisa digunakan untuk mengukur kualitas artikel. Software ini tidak sengaja saya temukan di situs SOURCEFORGE.NET dimana situs tersebut memang terkenal sebagai tempat download berbagai aplikasi yang bermanfaat buat kita.

Jika kamu ingin mencoba aplikasi Flesh silahkan kunjungi saja halaman http://flesh.sourceforge.net/

Kamu download aplikasinya, lalu install, dan siap kamu gunakan untuk mengukur kualitas konten dan keterbacaan artikel kamu. Oya, skor artikel kamu setidaknya pada kisaran 60 atau lebih.

Harapan saya, dengan memanfaatkan aplikasi ini maka kualitas tulisan kita yang akan diposting di blog, ataupun yang mau dipublikasikan secara offline akan semakin baik dan memiliki standard tinggi.

Selamat bereksperimen untuk mengatasi Google Panda !!!

***


Silahkan share artikel

kepada saudara maupun sahabat yang membutuhkan.
Terima kasih.

KLIK UNTUK MELIHAT DAN ATAU MENUTUP KOLOM KOMENTAR.

wahyu-winoto.com www.wahyu-winoto.com gambar hiasan wahyu-winoto.com




Wahyu W - Bloger Indonesia


© 2010 - 2017 || Blog hosted by Blogger || Hak cipta dilindungi UU.
TOP