Arti Penting Istirahat (Termasuk Bagi Bloger)




Arti Penting Istirahat (Termasuk Bagi Bloger)

Arti Penting Istirahat (Termasuk Bagi Bloger)

Sudah beberapa hari ini saya tidak mengupdate posting artikel di blog ini. Ada banyak alasan sebenarnya, namun salah satunya adalah karena saya sudah kelelahan beraktifitas di siang hari sehingga diwaktu malam seolah tidak lagi mampu lagi bermain blog, padahal selain banyak ide yang ingin ditulis, selain itu juga saya perlu mengoptimasi beberapa postingan yang saya ikutkan kontes blog yaitu: gogo2011 kobamusajiMeriahkan pesta ulang tahun bersama GarudaFoodKomodo Island is the NEW 7 Wonders of The World,  dan GlobalAdsense.com portal iklan PPC terbaik Indonesia.

Selain itu beberapa hari ini saya juga sedang membantu rekan yang sedang membuat blog yaitu http://www.enditiara.com yang katanya dia ingin ikut-ikutan jadi bloger seperti kita semua. :-)


Mark McCormack, penulis buku What They Don’t Teach You at Harvard Business School mengatakan bahwa kita bekerja keras atau tidak, sebagai manusia, kita semua akan mengalami sedikit depresi mental dan fisik di siang hari. McCormack menyebutkan juga bahwa tidur siang sejenak, satu jam atau bahkan 15 atau 10 menit saja untuk tujuan relaksasi, mengosongkan pikiran (beberapa orang menyebutnya sebagai meditasi) akan menyegarkan kembali stamina yang menurun, ide yang tumpul dan emosi yang lelah. 


Menurut McCormack, "Seringkali, cara terbaik untuk mengembalikan energi bukanlah dengan melawannya (memaksakan diri untuk terus bekerja). Berhenti dan beristirahatlah!" Dampak tidur siang sejenak membuat kita segar dan aktif kembali untuk meraih prestasi puncak.




Seperti sebuah mesin mobil yang perlu berhenti beroperasi sejenak, ganti oli, isi bensin, dan tune up, tubuh manusia pun demikian. Tubuh kita "tidak" didesain untuk bekerja 24 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu. Kita perlu beristirahat. Istirahat berdampak mengembalikan kesegaran tubuh. Dengan beristirahat sejenak di antara pekerjaan yang kita lakukan, kita menjadi segar kembali dan lebih produktif dibandingkan dengan memaksakan tubuh untuk bekerja terus tanpa henti.


Pernahkan saudara merasa tiba-tiba pikiran menjadi tumpul? Pernahkan saudara merasa daya konsentrasi saudara menurun setelah bekerja beberapa lama tanpa henti? Walaupun saudara sudah berusaha mencari solusi, sepertinya semuanya terlihat buntu? Mungkin salah satu masalahnya bukanlah pada kepsaudaraian saudara, tetapi pada kelelahan mental. Pikiran saudara bekerja terlalu keras, sehingga menjadi teramat lelah dan tak bisa berfungsi setajam seperti biasanya. Dengan beristirahat sejenak, saudara bisa mengembalikan kesegaran mental saudara. Pikiran yang telah disegarkan bisa menjadi "lebih" kreatif dan lebih tajam. Tentunya kedua hal ini (pikiran tajam dan kreativitas) merupakan senjata ampuh untuk menggempur masalah, mencari solusi, dan menciptakan perubahan yang diperlukan untuk hasil yang lebih optimal.


Orang yang bekerja terlalu lama atau terlalu banyak dalam ritme yang selalu cepat serta konsentrasi tinggi, pada suatu saat akan mencapai titik jenuh. Kondisi seperti ini membuat orang tersebut menjadi lebih sensitif secara emosional, sehingga emosi negatif menjadi lebih mudah terpacu keluar. Pernahkah saudara tiba-tiba merasa kesal atau marah pada hal-hal kecil yang biasanya tidak membangkitkan emosi saudara? Pernahkah saudara merasa kehilangan gairah untuk terus bekerja dengan aktif atau melihat pekerjaan yang tadinya menyenangkan untuk dilakukan menjadi membosankan? Ini adalah beberapa saudara yang mengingatkan saudara untuk beristirahat sejenak guna mengembalikan kesegaran emosi saudara. Setelah beristirahat, selain fisik yang lebih segar, kemampuan otak yang lebih tajam, emosi pun menjadi lebih positif: motivasi dan semangat kerja bisa saudara peroleh kembali atau bahkan bisa lebih meningkat.


Tiap orang pasti memiliki daya rentang konsentrasi yang berbeda. Ada yang memiliki daya rentang konsentrasi panjang, ada pula yang pendek. 


Ken Gnanakan dalam bukunya Manajemen Diri menceritakan pegalaman Peter Drucker, sang maha guru di bidang manajemen, sebagai konsultan bagi seorang pimpinan di sebuah bank. Pimpinan ini mengatur agar setiap rapat dilakukan dalam rentang waktu 90 menit. Alasannya? Sang pemimpin sadar, ia tidak akan bisa berkonsentrasi penuh lebih dari 90 menit, tetapi ia juga menganggap rapat yang terlalu pendek tidak akan efisien juga.


Menurut Drucker, konsentrasi merupakan hal yang esensial dalam mengerjakan suatu pekerjaan penting. Namun, tokoh ini juga mengingatkan agar pekerjaan tersebut dikerjakan dalam rentang konsentrasi kita. Jadi, penting bagi kita untuk mengenali rentang konsentrasi kita. Jika kita telah mengenali keterbatasan konsentrasi ini, kita bisa mengatur waktu kita sedemikian rupa, agar bisa bekerja dalam batasan rentang konsentrasi kita masing-masing: tidak lebih dan tidak juga kurang.


Apakah kamu bekerja terlalu keras dan sering mengalami kelelahan fisik, mental, dan emosi?


Mungkin sudah saatnya kamu semua menerapkan kebiasaan baru untuk beristirahat sejenak. Tetapi istirahat dilakukan dengan efektif untuk tujuan penyegaran bukannya untuk alasan menghindari atau melarikan diri dari suatu tanggung jawab.


Semoga tulisan pendek "Arti Penting Istirahat" ini dapat menjadi inspirasi, dan selamat menikmati waktu istirahat anda....

:-)






Ada 2 komentar untuk artikel Arti Penting Istirahat (Termasuk Bagi Bloger)

reseller on Rabu, 14 September 2011 14.09.00 WIB mengatakan...

wah aq kurang tidur,
ki badan rasanya sakit semuanya,..
terus pake kadang2 panas dingin gt dehhh..

www.wahyu-winoto.com on Minggu, 18 September 2011 03.36.00 WIB mengatakan...

@ produkperawatan.com : kebanyakan nge-blog sih Gan..hehehe...

Istirahat cukup, badan sehat, pekerjaan lancar !!!


Posting Komentar

 


garis hitam panjang
garis hitam panjang